Thucydides, Jenderal Athena yang selamat dari wabah tersebut, mencatat setiap peristiwa berdasarkan kesaksian langsung kedua pihak yang bertikai, tanpa campur tangan dewa-dewi seperti penulisan sejarah sebelumnya. Ketegangan itu memuncak ketika Athena memaksakan kehendaknya atas Melos, lalu berlanjut pada ekspedisi Sisilia yang berujung kehancuran total pasukan Athena di Sirakusa. Intrik Alkibiades, pemberontakan Ionia, campur tangan Persia, dan kudeta oligarki Empat Ratus menyusul sebelum buku ini terhenti mendadak, tak lama sebelum perang benar-benar usai.